Macam Batik Indonesia sebenarnya tidak ada batasan. Bermula dari kreatifitas para pembuat batik jaman dahulu dan diwariskan turun temurun di berbagai kota di Indonesia, hingga melahirkan ratusan hingga ribuan motif batik di berbagai kota.
Macam Batik Indonesia Memiliki Ciri Khas di Tiap Kota
Ciri khas masing-masing motif batik di tiap kota berbeda dengan kota lainnya. Sehingga motif batik ini dapat digolongkan berdasarkan kota penghasil batik. Hampir tiap kota besar di Indonesia memiliki motif batiknya sendiri. Ada sebagian yang populer, namun ada sebagian yang kurang populer.
Macam Batik Indonesia dapat digolongkan berdasarkan kota
Solo, Jogja, Madura, Jambi, Tasik, Cirebon, bahkan hingga Kalimantan memiliki pola dan motif tersendiri. Batik solo didominasi warna coklat kekuningan dan tidak ada warna putih di dalamnya, motifnya luwes dan menjadi dasar adanya batik jogja. Untuk jogja sendiri lebih dominan warna alam dan cenderung gelap, dan lebih tegas. Luwe
snya batik solo dan tegasnya batik jogja dipengaruhi oleh situasi politik jaman kolonial belanda dahulu, dimana solo luwes dengan kolonial belanda sedangkan jogja lebih tegas terhadap belanda. Batik Madura lebih didominasi motif tumbuhan menjalar dan abstrak. Sedangkan batik Cirebon secara umum memiliki dasar warna yang lebih muda daripada garis motif utamanya dan ada lima motif dasar yaitu wadasan, semarangan, pangkaan, byur, dan geometris. Sedangkan di Kota Kota lainnya lebih beragam lagi.
Macam Batik Indonesia dapat digolongkan berdasarkan pola
Sedangkan menurut pola, batik ada beberapa macam antara lain Batik Arjuna Weda, Belanda, Cuwiri, Jawa Hokokai, Kawung, Batik Kraton, Megamendung, Petani, Pringgondani, Semen Rama, Sida Asih, Sida Luhur, truntum, sekarjagad, sidamukti dan lain lain. Masing2 pola memiliki sejarah tersendiri dan memiliki makna di dalamnya. Sebagai contoh, batik truntum yang diciptakan oleh Kanjeng Ratu Kencana (Permaisuri Sunan Paku Buwana III) bermakna cinta yang tumbuh kembali, simbol cinta yang tulus tanpa syarat, abadi, dan semakin lama semakin terasa subur berkembang (tumaruntum). Karena maknanya, kain bermotif truntum biasa dipakai oleh orang tua pengantin pada hari penikahan. Harapannya adalah agar cinta kasih yang tumaruntum ini akan menghinggapi kedua mempelai. Kadang dimaknai pula bahwa orang tua berkewajiban untuk “menuntun” kedua mempelai untuk memasuki kehidupan baru.
contoh batik truntum
Wah, bukan hanya sekedar kain atau pakaian, ternyata Batik Indonesia juga memiliki arti yang mendalam. Semakin cinta deh dengan aneka macam batik Indonesia.
Incoming search terms:
- batik indonesia motif daun menjalar
- batik sisa mukti
- macam-macam batik indonesia dan penjelasannya



[...] kolonial Belanda, banyak warga Belanda yang tertarik dengan batik Indonesia. Mereka menciptakan motifnya sendiri. Motif berupa bunga-bunga Eropa, seperti tulip dan motif makanan eropa seperti keju susu [...]
[...] antara seni batik dengan pola matematis. Mereka menciptakan perangkat lunak untuk menghasilkan motif batik dengan rumus matematika (fraktal) yang kemudian dapat dituangkan pada media kain. Dari satu rumus [...]
[...] ambil contoh istilah ‘kain batik’, ‘kain batik’ berarti kain dengan motif batik hasil dari proses membatik. Disini terlihat jelas bahwa kata batik menitikberatkan pada proses dan [...]
Unbelievable how well-written and infromavite this was.